Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga


Junita Agnes Pohan, 1550407082 (2012) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga] Microsoft Word (Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga) - Published Version
Download (26kB)

Abstract

Pohan,Junita Agnes.2012.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat Pasien Tuberculosis di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga, Skripsi. Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Dra. Tri Esti Budiningsih dan Pembimbing II Liftiah, S.Psi, M.Si. Kata kunci : ketidakpatuhan,tuberkulosis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga pada tahun 2012. Pasien Tuberkulosis membutuhkan pengobatan jangka panjang untuk mencapai kesembuhan.Pengobatan jangka panjang menyebabkan pasien tidak patuh dalam menjalani pengobatan. Ketidakpatuhan pasien akan berdampak pengobatan pasien diulang dari awal, pengobatan ini menjadi lebih mahal, lebih toksik dan lebih lama. Ketidakpatuhan pasien dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal antara lain pengetahuan pasien, Pertimbangan kerugian biaya atau waktu dalam masa pengobatan, pertimbangan mengenai keuntungan/efektivitas pengobatan, demografi pasien tuberculosis (usia, jenis kelamin, sosio-ekonomi), sikap terhadap pengobatan, kepribadian pasien tuberkulosis juga mempengaruhi ketidakpatuhan pasien. Faktor eksternal antara lain komunikasi antara dokter dan pasien, regimen obat (lamanya pengobatan yang harus dijalani pasien tuberkulosis, efek samping obat, jumlah obat yang harus dimakan), dukungan sosial/keluarga, dukungan petugas medis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel berdasarkan kriteria-kriteria penelitian antara lain pasien yang tidak patuh, berusia dan terdaftar sebagai pasien di Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga minimal 2 bulan waktu penelitian diadakan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan mengunakan angket, yaitu angket faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat yang kemudian dianalisis dengan bantuan (SPSS) versi 17.0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui dari sepuluh faktor diketahui ada tiga faktor yang paling dominan mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat pasien tuberculosis di rumah sakit Paru dr.Ario wirawan Salatiga. Ketiga faktor itu antara lain faktor pengetahuan, faktor sosio-ekonomi, faktor regimen obat, semua dalam kategori tinggi. Selain itu ketujuh faktor yang lain dalam kategori rendah. Faktor itu antara lain faktor dukungan sosial, faktor pertimbangan keuntungan dan keefektifan,faktor sikap pertimbangan kerugian waktu dan uang, faktor kepribadian faktor dukungan petugas kesehatan, faktor komunikasi dokter dan pasien menjadi faktor kesepuluh dan menjadi faktor yang paling rendah. Disarankan kepada Rumah Sakit Paru dr.Ario Wirawan Salatiga untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit tuberkulosis dan pengobatan yang harus diikuti pasien

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: ketidakpatuhan,tuberkulosis
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
R Medicine > R Medicine (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 15 May 2012 09:58
Last Modified: 15 May 2012 09:58
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/12051

Actions (login required)

View Item View Item