Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV pada Materi Pokok Soal Cerita Hitung Campuran Melalui Metode Pemecahan Masalah di SD Negeri Luwunggede 01 Larangan

Hapsari, Fibriyanti Dwi (2010) Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV pada Materi Pokok Soal Cerita Hitung Campuran Melalui Metode Pemecahan Masalah di SD Negeri Luwunggede 01 Larangan. Under Graduates thesis, universitas negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (24Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Hapsari, Fibriyanti Dwi. 2010. Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV pada Materi Pokok Soal Cerita Hitung Campuran Melalui Metode Pemecahan Masalah di SD Negeri Luwunggede 01 Larangan. Skripsi. Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: 1. Dra. Noening Andrijati, M. Pd ; 2. Drs. Teguh Supriyanto, M. Pd. 184 halaman. Kata Kunci: Pembelajaran Matematika, Metode Pemecahan Masalah. Pembelajaran matematika di sekolah merupakan hal yang penting untuk meningkatkan kecerdasan siswa. Untuk itu, dipandang perlu adanya peningkatan aktivitas, pola berpikir kritis dan kreatif, serta hasil belajar matematika. Kenyataan menunjukkan bahwa pembelajaran soal cerita hitung campuran di sekolah dasar sangat sulit dipahami oleh siswa. Hal ini dikarenakan adanya masalah dari dalam dan luar diri siswa, yaitu lemahnya kemampuan berbahasa siswa yang mengakibatkan siswa tidak dapat memahami isi soal cerita, kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan, sehingga mereka tidak memberikan motivasi atau dorongan kepada putra-putrinya untuk rajin belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, apakah dengan metode pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pokok soal cerita hitung campuran? Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, serta performansi guru dalam pembelajaran soal cerita hitung campuran di kelas IV SD Negeri Luwunggede 01 Kecamatan Larangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Luwunggede 01 dengan jumlah 25 siswa, yang terdiri dari 14 putra dan 11 putri. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes dan lembar pengamatan aktivitas siswa dan guru. Indikator penelitian ini adalah, rata-rata hasil belajar siswa sekurang-kurangnya 50, persentase tuntas belajar klasikal siswa 70 %, keaktifan siswa minimal 70 %, dan skor performansi guru minimal 3. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan rata-rata nilai hasil belajar siswa 46,2 dengan persentasi ketuntasan 29 %. Aktivitas siswa mencapai skor 63 % dan kemampuan guru pada siklus I mencapai nilai 2,92. Hasil penelitian pada siklus II mengalami peningkatan, yaitu diperoleh rata-rata nilai hasil belajar siswa 58,2 dengan persentase ketuntasan 73,3 %. Hasil ini sudah memenuhi indikator keberhasilan. Nilai aktivitas siswa pada siklus ini mencapai skor 75,7 %, sedangkan performansi guru rata-rata 3,69. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran matematika dengan metode pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar matematika di kelas IV SD Negeri Luwunggede 01 Larangan. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini disarankan agar dalam membelajarkan materi soal cerita hitung campuran guru menggunakan metode pemecahan masalah.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Matematika, Metode Pemecahan Masalah.
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Fakultas: UNSPECIFIED
    Depositing User: pkl8 pkl8
    Date Deposited: 26 Jan 2012 23:05
    Last Modified: 26 Jan 2012 23:05

    Actions (login required)

    View Item