Pelaksanaan dan Hambatan Pendidikan Anggota di KPRI UNDI dan KPRI UNNES.


Sigit Surya Wibowo, 2011 (2011) Pelaksanaan dan Hambatan Pendidikan Anggota di KPRI UNDI dan KPRI UNNES. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Pelaksanaan dan Hambatan Pendidikan Anggota di KPRI UNDI dan KPRI UNNES.]
Preview
PDF (Pelaksanaan dan Hambatan Pendidikan Anggota di KPRI UNDI dan KPRI UNNES.) - Published Version
Download (159kB) | Preview

Abstract

Sigit Surya Wibowo. 2011. Pelaksanaan dan Hambatan Pendidikan Anggota di KPRI UNDI dan KPRI UNNES. Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Drs. ST. Sunarto, M.S, Pembimbing II: Dr. Sucihatiningsih DWP, M.Si. Kata kunci: Koperasi, Sisa Hasil Usaha, Pendidikan anggota. Pendidikan anggota koperasi merupakan amanat undang-undang koperasi, tampaknya belum semua melaksanakan amanat tersebut. Masalah dari penelitian ini adalah melihat pentingnya pendidikan anggota koperasi mengingat pada era globalisasi seperti sekarang ini berbagai jenis organisasi termasuk organisasi niaga, organisasi di lingkungan pemerintah, organisasi sosial yang bersifat nirlaba akan menghadapi perubahan dengan variasi, intensitas dan cakupan yang belum pernah dialami sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksaaan, hambatan-hambatan dan upaya-upaya pendidikan anggota koperasi primer. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yang menggambarkan suatu fenomena yaitu pendidikan anggota anggota koperasi primer di lingkungan perguruan tinggi negeri Kota Semarang yaitu KPRI UNDIP dan KPRI UNNES. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pencarian informasi dengan wawancara dan dpencatatan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yaitu yang terdiri atas komponen reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini bahwa KPRI UNDIP dan KPRI UNNES belum melakukan program pendidikan anggota koperasi primer meskinpun telah lama mengupayakan dengan rencana program dan salah satu dari penggunaan Sisa Hasil Usaha (SHU). Belum terlaksananya program pendidikan karena selama ini para pengurus koperasi mengalami kesulitan untuk mengumpulkan para anggota. Upaya yang dilakukan pengurus koperasi untuk meningkatkan kinerja koperasi mengingat program pendidikan anggota koperasi primer di KPRI UNDIP dan KPRI UNNES sulit diadakan maka pengurus melakukan perekrutan sumber daya manusia yang memadai dan pemberian pamflet/selebaran mengenai pengetahuan perkoperasian secara singkat. Perekrutan karyawan dengan kemampuan manajerial yang memadai dapat diandalkan untuk menjalankan koperasi secara profesional dan berkinerja dengan maksimal. Saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini memberikan masukan bagi pengelola koperasi di perguruan tinggi untuk mengembangkan sumber daya manusia secara maksimal. Selain merekrut jajaran manajemen dan karyawan yang kapabel juga secara berkala memberikan pelatihan dengan menyisihkan Sisa Hasil Usaha (SHU). Pendidikan anggota harus masuk dalam prioritas kerja koperasi sesuai dengan Undang-undang Perkoperasian No.25 Tahun 1992. Pendidikan anggota harus tetap dilaksanakan walaupun tidak semua anggota (bisa diwakilkan).

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Koperasi, Sisa Hasil Usaha, Pendidikan anggota.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
Depositing User: Users 6685 not found.
Date Deposited: 26 May 2012 10:27
Last Modified: 26 May 2012 10:27
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/11526

Actions (login required)

View Item View Item