hubungan Kecepatan Lari dan Daya Ledak Otot Tungkai terhadap Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok

Agustur, Priyanto (2010) hubungan Kecepatan Lari dan Daya Ledak Otot Tungkai terhadap Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok. Under Graduates thesis, Unniversitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan ini adalah : 1) hubungan kecepatan lari terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas 4 dan 5 SDN Keji 2 Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, 2) hubungan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas 4 dan 5 SDN Keji 2 Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, 3) hubungan kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas 4 dan 5 SDN Keji 2 Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang Tujuan dilaksanakan ini adalah untuk mengetahui hubungan terhadap kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar Negeri Keji 2 Kecamatan Muntillan Kabupaten Magelang tahun 2010. Populasi penelitian sebanyak 104 orang siswa. Tehnik sampling yang digunakan adalah tehnik total sampling. Metode penelitian dilakukan dengan survetes, meliputi tes kecepatan lari, tes daya ledak otot tungkai dan tes lompat jauh gaya jongkok. Data hasil penelitian diolah dengan tehnik korelasi dan dilanjutkan tehnik regresi menggunakan taraf signifikansi 5%. Hasil pengukuran berdasar skoring hasil pengukuran variabel kecepatan lari 40 meter dengan satuan detik, memiliki rata-rata 8,3069; Setandar Devasiasi sebesar 0,73395. Daya ledak otot tungkai dengan satuan centimeter, memiliki rata-rata sebesar 205,55; Setandar Devasiasi sebesar 12,315. Adapun hasil lompat jauh dengan satuan centimeter memiliki rata-rata sebesar 272,43; Setandar Devasiasi sebesar 33,855 Hasil analisis regresi antara X1 dengan Y diperoleh 15.350 dengan taraf signifikan 0,000 lebih besar dari t tabel : X2 dengan Y diperoleh t hitung sebesar 0,447 dengan taraf signifikan 0,031 lebih kecil dari t tabel (1,28) berdasar hasil perhitungan maka variabel prediktor penelitian yaitu kecepatan lari 40 m dan daya ledak otot tungkai dinyatakan berarti menunjukkan bahwa F hitung sebesar 45,781 ≥ F tabel (1,28) pada taraf Signifikansi 0,000, sehingga hipotesis nihil yang mengatakan “Tidak ada hubungan yang signifikan antara , ”ditolak”. Berdasar pada hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara x1 terhadap y Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa F hitung sebesar 24,817 ≥ F tabel pada taraf Signifikansi 0,000; sehingga hipotesis nihil yang mengatakan “Tidak ada hubungan yang signifikan antara x2” ,”ditolak”. Berdasar pada hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara x2 y Kimpulan yang dapat diambil adalah : 1) ada hubungan yang signifikan antara kecepatan lari dengan hasil lompat jauh, 2) ada hubungan antara daya ledak otot tungkai dengan hasil lompat jauh, dan 3) ada hubungan yang signifikan antara kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai dengan hasil lompat jauh gaya jongkok. Saran, berdasar pada hasil penelitian ini, disarankan dalam pemberian latihan lompat jauh gaya jongkok dengan memberikan unsur kecepatan, dan daya ledak otot tungkai agar latihan yang dapat berhasil dan berdaya guna.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: O Sport > Education, Training, Research
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: pkl10 pkl10
Date Deposited: 27 May 2012 03:21
Last Modified: 27 May 2012 03:21

Actions (login required)

View Item