(ABSTRAK) ANALISIS PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN ANGGARAN 2008-2010


Kustiyono Tri F, 3353404034 (2011) (ABSTRAK) ANALISIS PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN ANGGARAN 2008-2010. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of (ABSTRAK) ANALISIS PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN ANGGARAN 2008-2010]
Preview
PDF ((ABSTRAK) ANALISIS PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN ANGGARAN 2008-2010) - Published Version
Download (164kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan (DP) dan jumlah penduduk (JP), dalam menentukan besaran nilai pengeluaran pemerintah di Propinsi Jawa Tengah. Dengan mengetahui keadaan tersebut maka diharapkan pemerintah daerah mampu memaksimalkan segala potensi yang ada untuk dapat dikembangkan lebih lanjut. Desain penelitian ini bersifat kuantitatif. Obyek penelitian adalah 35 Kota dan Kabupaten di propinsi Jawa Tengah berdasarkan PAD, dana perimbangan, jumlah penduduk, dan pengeluaran pemerintah daerah tahun 2008-2010. Adapun variabel yang diteliti adalah 1) Jumlah Pengeluaran Pemerintah merupakan total dari semua belanja yang dilakukan oleh pemerintah baik berupa pengeluaran rutin maupun pengeluran pembangunan yang diukur dengan satuan uang/rupiah. 2) Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurut UU No 33 Tahun 2004, PAD adalah pendapatan yang diperoleh Daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 3) Dana Perimbangan adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada Daerah untuk mendanai kebutuhan Daerah dalam rangka pelaksanaan Desentralisasi. 4) Jumlah Penduduk, Jumlah penduduk di suatu daerah tanpa dibedakan mana yang angkatan kerja maupun yang bukan. Jumlah penduduk dapat dihitung dengan satuan jiwa. Jumlah pengeluaran daerah merupakan variabel dependen, sedangkan PAD, dana perimbangan dan jumlah penduduk merupakan variabel independennya. Data dalam penelitian ini adalah data panel (gabungan dari cross-sectional data dan time series data). Kesimpulan penelitian, yaitu: (1) melalui uji F, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Perimbangan serta Jumlah Penduduk mempengaruhi nilai pengeluaran pemerintah pada masing-masing daerah se Jawa Tengah. (2) Dari hasil pengujian koefisien regresi (uji t) terdapat pengaruh yang signifikan antara Pendapatan Asli Daerah terhadap pengeluaran pemerintah daerah. (3) Dana Perimbangan secara signifikan berpengaruh terhadap variabel pengeluaran pemerintah di Kota dan Kabupaten se Jawa (4) Jumlah Penduduk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel besaran pengeluaran pemerintah 35 Kabupaten/Kota di Propinsi Jawa Tengah. Saran yang dapat diberikan : Pemda perlu meningkatkan PAD dengan memaksimalkan kekayaan sumber daya alam dan memberikan modal kepada masyarakat yang memiliki kekayaan alam untuk diolah dan dijadikan pemasukan daerah sehingga dapat meningkatkan PAD. Untuk Dana Perimbangan, pengelola perlu mengetahui sumber-sumber pendapatan masing-masing daerah sehingga dapat menyeimbangkan antara pendapatan dengan pengeluaran dengan lebih seksama. Untuk Jumlah Penduduk, Pemerintah daerah perlu menata kembali kebijakan kependudukan di wilayah masing-masing. sumber daya manusia.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: PAD, Dana Perimbangan, Jumlah Penduduk, Pengeluaran Pemerintah
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 20 Dec 2011 00:54
Last Modified: 20 Dec 2011 00:54
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/11222

Actions (login required)

View Item View Item