UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DENGAN TEKNIK MODELING PADA SISWA SMA NU 05 BRANGSONG TAHUN AJARAN 2010/2011

Bejo Davit Rahmanto , 1301404030 (2011) UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DENGAN TEKNIK MODELING PADA SISWA SMA NU 05 BRANGSONG TAHUN AJARAN 2010/2011. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

PDF (UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DENGAN TEKNIK MODELING PADA SISWA SMA NU 05 BRANGSONG TAHUN AJARAN 2010/2011) - Published Version
Restricted to Registered users only

Request a copy

    Abstract

    Motivasi belajar merupakan hal yang penting bagi siswa motivasi belajar sangat dibutuhkan dalam pembinaan perkembangan anak agar mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Adanya fenomena di SMA NU 05 Brangsong menunjukkan adanya motivasi belajar yang rendah pada siswa, hal ini terlihat bahwa siswa tidak menunjukkan ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi, adapun ciri-ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi yaitu Tekun menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan, lebih senang bekerja mandiri, cepat bosan pada tugas-tugas yang rutin, dapat mempertahankan pendapat-pendapatnya, tidak mudah melepaskan hal yang diyakini itu, senang mencari dan memecahkan soal-soal. Dalam penelitian ini yang dikaji yaitu apakah motivasi belajar dapat ditingkatkan melalui layanan modeling. Dan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberi layanan modeling pada siswa SMA NU 05 Brangsong. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA NU 05 Brangsong yang berjumlah 128 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik random sampling undian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment dihitung dengan taraf signifikansi 5% (rtabel = 0,312). Perhitungan reliabilitas menggunakan rumus alpha dan menunjukkan angka 0,89. Dengan demikian instrumen dikatakan reliabel. Teknik analisis data menggunakan uji t-test. Hasil yang diperoleh peneliti sebelum diberi layanan modeling, skor sebesar 187,6 atau 60,53 % masuk kategori motivasi belajar tingkat sedang. Sedangkan sesudah layanan modeling tingkat motivasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 4,92 % tetapi tetap dalam kategori sedang, yang semula 187,6 atau 60,53 % naik menjadi 202,9 atau 65,45 %. Dari uji t-test diperoleh data pre test 0,807 dan untuk data post test sebesar 0,895 yang melebihi 0,05, yang berarti bahan data berdistribusi normal. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten dengan teknik modeling di SMA NU 05 Brangsong. Adapun simpulannya adalah motivasi belajar dapat ditingkatkan melalui modeling. Saran dari penulis yaitu sebaiknya pihak SMA NU 05 Brangsong bisa terus menjalankan layanan modeling, agar siswa bisa mencontoh tingkah laku baru dari model yang disajikan dan dapat meningkatkan motivasi belajarnya disekolah sehingga prestasi belajarnya juga akan meningkat.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Motivasi Belajar, Teknik Modeling.
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 29 Nov 2011 03:10
    Last Modified: 29 Nov 2011 03:11

    Actions (login required)

    View Item